Dengan demikian, kemandirian ekonomi pesantren sangatlah penting adanya karena kemandirian ini bermakna pesantren akan memiliki sumber daya ekonomi yang kuat dan berkelanjutan dalam menompang tiga fungsi yakni Pendidikan, dakwah dan pemberdayaan masyarakat.

 

Sabtu (21/10/2023, Ada sederet kegiatan dalam peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober di Palangka Raya. Salah satunya yakni pembacaan 1 miliar shalawat Nariyah yang akan digelar pada Sabtu, 21 Oktober 2023, di Mesjid Darussalam, Palangkaraya.

Mahasiswa IAIN Palangka Raya dan tamu undangan pada acara ini berkumpul dalam rangka pembacaan shalawat Nariyah di Majid Darussalam pada 21/10/2023. Acara ini diselenggarakan oleh Keluarga besar PWNU Kalimanta Tengah bersama Banom, Lembaga , Ponpes, Pendidikan Nu, Ta’amir Masjid dan Mushalla, Dosen dan Mahasiswa IAIN Palangka Raya sebagai upaya untuk memperingati dan merayakan “Hari Santri Nasional”. Pembacaan shalawat Nariyah dihadiri oleh tokoh-tokoh agama dan pemimpin masyarakat setempat, yang memberikan pidato untuk mengingatkan makna dan pentingnya Hari Santri bagi kita semua yang santri maupun tidak.

Penjelasan singkat tentang Shalawat Nariyah

Shalawat Nariyah sangat populer dikalangan masyarakat Islam khususnya di Indonesia. Dari Sumber yang beredar menyebutkan bahwa shalawat Nariyah adalah sebuah shalawat yang disusun oleh Syekh Nariyah. Syekh yang satu ini hidup pada jaman Nabi Muhammad sehingga termasuk salah satu sahabat nabi. Beliau lebih menekuni bidang ketauhidan. Syekh Nariyah selalu melihat kerja keras nabi dalam menyampaikan wahyu Allah, mengajarkan tentang Islam, amal saleh dan akhlaqul karimah sehingga syekh selalu berdoa kepada Allah memohon keselamatan dan kesejahteraan untuk nabi. Doa-doa yang menyertakan nabi biasa disebut shalawat dan syekh nariyah adalah salah satu penyusun shalawat nabi yang disebut shalawat nariyah. Suatu malam syekh nariyah membaca shalawatnya sebanyak 4444 kali. Setelah membacanya, beliau mendapat karomah dari Allah, dari penjelasan tersebut memang sangat nyata bahwa shalawat Nariyah sangat familiar dikalangan masyarakat dan kalangan pesantren khususnya di Indonesia.

 

Pembacaan Shalawat Nariyah

Bacaan Sholawat Nariyah adalah sebagai berikut:

اَللّٰهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَــمَّدِ ࣙالَّذِيْ تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضٰى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلىٰ اٰلِهِ وِصَحْبِهِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَ نَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ

 



Posting Komentar

0 Komentar